You are currently browsing the daily archive for May 3rd, 2009.

Bismillah,,

kadiv Internal di HMK AMISCA ITB….direktur BRT di RK ITB….staf Syiar di Kamamuki ITB…staf Eksbud di LSS ITB

semua itu amanah dari para pemimpin saya…gimana yah cara buat menjalankan setiap amanah dengan baik????Rafki pernah bilang, “kita jangan memaksakan proker kita harus jalan”…Yap, itu yang dia bilang saat saya kesusahan nyari temen buat bantuin saya di Sporty day dan Kartini..tapi misi saya adalah membuat internal amisca lebih erat lagi, saya gak mau ada dinding di antara angkatan…saya mau semuanya merasa satu AMISCA….udah dua upaya yang kami coba lakukan, pertama di AMISCA SPORTY DAY, waktu saya sebarin oprek, Alhamdulillah 2006 dan 2007 banyak yang ngisi, kami pun optimis buat ngejalanin itu acara tgl 5 April 2009…tp ternyata yang dateng ga sebanyak yang ngisi oprek….tapi saya tetep senyum, saya berusaha buat gak menjadikan jumlah orang sebagai parameter walaupun itu seharusnya sebagai parameter kuantitatif…tapi dari sini saya banyak belajar….

yang kedua di acara Hari Kartini,,,kami berupaya buat banyak narikin massa, yah salah satunya dengan makan tumpeng gratis…tapi tetep, g banyak yang dateng..waktu kumpul BP pun dimulai…saatnya evaluasi divisi Internal, Betha bilang “Kmaren itu ada yang bilang males datang Kak, soalnya takut acaranya tuh GJ”….saya terdiam,,,saya berpikir lagi, apa ada hal yang udah orang pikirkan dengan matang2, dengan segala plan yang ada, dan hasilnya GJ(gak jelas)????kami ingin banget menorehkan pemahaman seperti ini, “jangan ingin menikmati hasil karya orang saja, tapi coba hargai setiap apa2 yang sudah orang pikirkan untuk kenikmatan kita”….mungkin banyak orang yang berharap dengan acara2 yang sifatnya asyik2, tapi kami disini ingin lebih menonjolkan hikmah dan manfaat dari proses yang ditempuh oleh bnyak orang…

untuk evaluasi kedepannya, saya, Hendra, dan Toni udah ngobrol2 pagi tadi, dan kami optimis untuk kedepannya…yuk mari kita belajar menghargai orang lain^^

aku pernah menangis seharian…apa kamu pernah??

aku pernah dimusuhi orang..apa kamu pernah??

aku pernah mendapat IP yang sangat jelek..apa kamu pernah??

aku pernah merasakan menjadi yatim..apa kamu pernah??

pengalaman apapun yang kita rasakan, baiknya kita perlakukan dengan bijak. tidak banyak hal yang telah saya lewati dan kamu belum. bukan sebuah kesusahan yang saya tawarkan, tapi suatu hikmah..hikmah yang bisa kita rasakan apabila kita berpikir positif, berpikir bahwa pasti ada jalan keluarnya..dan percayalah apapun yang terjadi pada diri kita, itu atas ijin-Nya. Dia yang Maha Kuasa.

jadikanlah semua pengalaman hidup sebagai proses dalam pembenahan diri kearah yang lebih baik. jangan berpikir untuk dihargai orang tapi belajarlah untuk menghargai orang….nikmati tiap detik yang Allah berikan kepada kita. awali harimu dengan Basmallah dan senyuman..jangan pernah berpikir bahwa ujian itu membuatmu susah, tapi ujian itu membuatmu lebih terpicu untuk berpikir, berpikir untuk memecahkan masalah, bukan lari dari masalah..

Pagi ini, saya pergi ke kampus..yah seperti biasa, jalan lewat Taman hewan(lewat tangga syeremmmm)…Well, gak banyak perubahan ternyata dijalan yang saya lewati… lain halnya saat saya mau meloncati pagar gerbang depan deket Sipil, saya lihat ada nenek2 yang mau manjat juga(dari dalem menuju keluar, berlawanan ama saya)…saya langsung cepet2 ngebantuin itu nenek2 bareng kakek2 penjual kacang ijo…saya liat badannya udah loyo, kulitnya udah berselaput, kukunya dah panjang, badannya udah kotor….saya tahan air mata saya, sampai akhirnya nenek itu berhasil melewati pagar, langsung saya tanya “Ibu udah minum belum?’, dan nenek itu menjawab “Udah Neng!”….Subhanallah, ternyata dia adalah salah satu dari jutaan pemulung sampah plastik yang rendah hati, tanpa menunjukkan bahwa dirinya lemah….dialah sosok yang Allah ciptakan dengan penuh rahmat, seorang nenek2 yang mencari sampah plastik disetiap tempat sampah bahkan dijalanan, yang menyembunyikan perasaannya…Subhanallah

selanjutnya, siang ini saya berniat makan di gerbang belakang..gak sengaja saya melihat seorang pria yang mungkin kelas 3smp, membantu ayahnya mendorong gerobak gorengan…dari situ saya sadar klo dia adalah anak Mesjid Ar-rahim yang dulu pernah saya temui….dia berbeda dengan kebanyakan anak2 lainnya yang mungkin lebih memilih tidur, maen PS, atau apapun lah itu…tapi dia memilih membantu ayahnya berjualan…dia dan nenek2 tadi adalah  sosok  yang membuat saya menyadari banyak hal yang bisa membuat saya menangis dan sadar…sadar bahwa saya bukanlah orang yang paling sengsara, saya bukanlah orang yang merasa tidak cukup…akan banyak sekali pelajaran hidup sampai kita mati,,,,maknailah setiap kejadian2 yang menimpa kita…syukurilah dengan apa2 yang telah Allah berikan kepada kita….

aku cinta Tuhanku….