mengenang 4 tahun kepergian bapak

setelah lama gak posting disini, saya coba mulai lagi dengan postingan yang pengen banget saya share dari sblm tanggal 7 sept ini..

dulu, saya pernah yah share ttg mengenang setahun kepergian bapak..nah gak kerasa kan, udah 4 tahun aja ditinggal beliau pergi..

sosoknya yang bertubuh besar itu, menjadi sosok yang saya sayangi, karena beliau gak pernah menuntut saya buat ini itu, beliau percaya dengan pilihan saya..walau keliatan seperti cuek, tapi sebenernya beliau mendoakan saya dengan tulus..

sifat canda guraunya, hmmm benar-benar saya bawa dalam diri saya, alias menurun ke saya..menjadi sang penghibur yang senang membuat orang tertawa, hahaha…baaaapak baaaapak…

7 september 2007..saya ditinggal saat subuh, tanpa sempat mendengar hembusan nafas terakhirnya karena sedang mengambil air wudhu..saat itu, tinggal kira-kira seminggu lagi kita masuk ke bulan Ramadhan yaa, tapi beliau gak sempat melewati bulan terindah dari semua bulan :) ..

semenjak kepergian beliau, saya numpang d rumah majikan mamah, dan sekaraaaaang saya kembali lagi ke tempat saya dilahirkan dan dibesarkan..masih d Bandung juga, tepatnya di cisitu ^-^ ..kembali merawat rumah yang beliau rintis dari jerih payahnya mencari nafkah..insyaAllah, rumah ini akan saya jadikan rumah yang penuh keberkahan, amin.. Ya Allah, ampuni segala dosanya yaa…terangi kuburnya, luaskan kuburnya..limpahkan rahmat untuknya, amin

untuk bapak, we love you..and these love would never end

One thought on “mengenang 4 tahun kepergian bapak

  1. meila says:

    Insyaallah beliau bangga punya anak solehah seperti kamu, Ran.. ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.